6 Hal yang Harus Diperhatikan Pada Plafom Rumah

Plafon atau langit-langit rumah merupakan salah satu bagian dari interior rumah, plafon memiliki fungsi sebagai pembatas sekaligus penutup rangka atap, plafom juga bisa berfungsi sebagai peredam panas dan peredam suara. Tak hanya itu, plafon juga berfungsi menjadi instrumen untuk membentuk sisi estetika ruangan. Terdapat beberapa jenis bahan yang digunakan untuk membuat plafon diantaraya adalah papan triplek, serat fiber semen atau lebih dikenal dengan istilah GRC board, gipsum, atau ada juga bahan yang menggunakan plafon akustik murah.

Plafon

Kendala yang Biasa Ditemui Pada Plafon

Ada saja kendala yang mungkin kalian temui pada plafom rumah yang kalian, berikut ini adalah hal-hal yang harus kalian perhatikan pada plafon rumah, yaitu:

  • Ketinggian plafon

Penentuan setinggi apa plafon akan dipasang akan sangat berpengaruh kepada sirkulasi udara serta unsur estetika suatu rumah, standarnya plafom dipasang dengan ketinggian mencapai tiga meter dari lantai rumah. Perlu diingat bahwa memasang plafom terlalu rendah berpotensi untuk menggangu sirkulasi udara di dalam rumah dan jika memasang plafom terlalu tinggi dikhawatirkan akan menggangu estetika rumah serta dikhawatirkan akan menyulitkan ketika kita harus mengganti bolham lampu

  • Pemasangan plafon

 

Pemasangan plafon

Plafom bisa dibuat dari papan triplek, GRC board, gypsum, ataupun plafon akustik. Keempat bahan tersebut memiliki keunggulan tersendiri ketika dalam proses pemasangan oleh karena itu kita harus menugaskan pemasangan plafom profesional serta mengawasi secara seksama ketika kontraktor kita melakukan pemasangan, jangan sampai plafom dipasang dengan cara yang tidak tepah sehingga plafom berumur pendek.

  • Perhatikan atap

Salah satu fungsi dari plafom adalah menjadi sekat pembatas antara ruangan dengan bagian atap rumah sehingga ketika terjadi kebocoran karena bergeser atau rusaknya atap plafom yang terlebih dahulu yang akan terkena tetesan air. Tidak semua bahan plafom kuat terkena air oleh karena itu sebaiknya lakukan pengecekan berkala terhadap kondisi atap untuk menghindair kebocoran.

  • Kemunculan jamur

jamur plafon

Ketika ada jamur yang muncul pada plafon hal tersebut menunjukan bahwa ada kebocoran di atap yang tidak teratasi, segera lakukan pengecekan kondisi atap rumah dan lakukan perbaikan, kemudian segera lakukan pembersihan jamur di plafom. Jika tidak memungkinkan segera ganti plafom dengan plafon akustik, di mana sekarang banyak yang menawarkan dengan harga jual plafon akustik murah.

  • Awas Serangan Rayap

Jika kerangka atap rumah kalian masih menggunakan kayu selalu ada kemungkinan adanya serangan rayap. Tidak hanya menyerang kerangka atap, rayap juga bisa menyerang plafom berbahan kayu seperti triplek. Jika kalian menemukan koloni rayap di rumah kalian segera periksa seluruh struktur rumah yang menggunakan kayu untuk memastikan bahwa rumah kalian aman.

  • Menjadi sarang hewan

Ruangan antara plafom dan atap merupakan tempat yang nyaman untuk tempat tinggal hewan liar seperti kucing dan tikus, jika dari plafom rumah kalian terdengar suara langkah kaki berulang kali bisa diambil kesimpulan bahwa ada hewan yang tinggal bawah atap rumah kalian. Segera lakukan pengusiran hewam, tutup celah di dinding yang memungkinkan hewan masuk serta lakukan inspeksi pada bagian atas palfom karena besar kemungkinan bahwa hewan liar mengotori plafom rumah.

Memang tidak mudah merawat plafom rumah, oleh karena itu kalian harus memulai dengan membeli plafom dengan bahan berkualitas baik seperti plafon akustik murah yang saat ini banyak dijual dipasaran. Setelah itu pastikan bahwa kalian melakukan perawatan berkala untuk plafon rumah kalian, jika plafon rusak jangan segan-segan untuk mengganti dengan yang baru.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *